#5TNSSerialRamadan Puisi dengan Judul Jarak
Home » Karya Fiksi  »  #5TNSSerialRamadan Puisi dengan Judul Jarak
WhatsApp Image 2026-03-08 at 04.32.22

Jarak

​Gelas teh masih hangat,
jemarimu sudah berangkat.
Meja kayu mendadak luas,
napasmu lepas, tuntas.

​Sajadah melipat sepi,
sujudmu tak berbekas lagi.
Lampu neon berkedip ragu,
mencari bayang di bahu.

​Aroma kolak di dinding,
tawamu berubah hening.
Jam dinding berdetak lelah,
waktu kehilangan rumah.

​Ramadan adalah puasa,
dari kabar dan suara.
Doa hanyut di wudu,
mengalir ke tempatmu.